Ulasan aplikasi Blinkist
Aplikasi, Ulasan

Baca Buku Dengan Praktis? Blinkist: Sebuah Review

Minggu, 8 September kemarin adalah hari literasi internasional. Maka dari itu, walaupun terlambat, saya rasa tidak ada salahnya memberi ulasan tentang aplikasi yang sudah beberapa waktu ini saya pakai: Blinkist.

Sudah bukan rahasia umum bahwa minat baca masyarakat Indonesia bukanlah yang terbaik di antara negara-negara lain. Ada yang berteori bahwa hal ini disebabkan oleh attention span yang rendah, ditambah lagi dengan banjirnya informasi karena internet, tidak lupa dengan maraknya media-media lain yang lebih sexy dibanding buku. Adapun individu-individu yang memiliki minat baca yang tinggi, masih banyak yang belum bisa menikmati kegiatan membaca sambil bersantai, karena kurangnya waktu luang.

Hal tersebut ternyata juga berlaku pada saya. Waktu luang saya sebenarnya lumayan banyak, namun banyak juga hal-hal kecil yang menginterupsi, situasi yang sangat tidak kondusif untuk membaca. Di sinilah Blinkist terasa cukup berguna. Blinkist adalah sebuah aplikasi yang menyediakan rangkuman hal-hal penting dari 3000 buku-buku non-fiksi di koleksi mereka. Sangat cocok untuk orang yang ingin mendapatkan ilmu dan informasi namun tidak punya waktu untuk membaca buku dengan ratusan halaman.

Halaman depan Blinkist
Halaman depan Blinkist

Blinkist sudah tersedia untuk platform Android dan iOS. Bagi yang tidak memiliki perangkat smartphone, aplikasi/layanan ini juga bisa diakses lewat website mereka menggunakan aplikasi peramban yang modern seperti Firefox/Chrome. Berikut catatan saya tentang Blinkist:

Fitur-fitur Utama Blinkist

Blinkist memiliki library buku yang cukup banyak, sekitar 3000 lebih buku-buku non-fiksi. Koleksi ini pun juga akan ditambah secara berkala oleh pihak aplikasi. Setiap rangkuman buku, tersedia juga versi audio yang sangat berguna jika saya ingin mendengarkan rangkuman ketika sedang berkendara.

Utopia for Realists - Rutger Bregman @Blinkist
Audio rangkuman buku Utopia for Realist oleh Rutger Bregman yang saya dengarkan di perjalanan.

Setiap progress akan tersimpan di server Blinkist, sehingga ketika saya berhenti membaca di halaman tertentu, maka halaman tersebut akan tersimpan dan akan dilanjutkan di halaman yang sama ketika saya melanjutkan membaca di waktu/perangkat yang lain. Ditambah lagi dengan fitur download, membuat semua konten dapat dinikmati walaupun saya sedang offline.

Blinkist juga memiliki fitur “Add to library” untuk menyimpan buku-buku yang tersedia di koleksi global ke koleksi pribadi saya, sehingga saya tidak perlu lagi mencari buku yang saya inginkan di kolom pencarian Blinkist. Untuk koleksi global sendiri, Blinkist telah memisah-misahkannya dalam banyak kategori, sehingga pencarian terasa lebih mudah.

Tampilan Blinkist

Aplikasi, baik untuk smartphone maupun websitenya memiliku UI yang sederhana, rapi, dan nyaman untuk dinikmati. Tampilan tulisan di halaman Blinks (sebutan Blinkist untuk rangkuman-rangkuman buku di koleksi mereka) dapat saya atur dengan cukup fleksibel, seperti jenis font (serrif atau san-serrif) dan ukuran font.

Blinks interface Blinkist
Tampilan di Tablet tetap rapi dan enak dipandang

Di komputer tablet pun aplikasi tetap bisa menyesuaikan layout-nya, tetap rapi walaupun dijalankan di dimensi layar dan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan smartphone.

Harga

Menjadi sebuah aplikasi freemium, aplikasi ini tetap dapat dinikmati secara gratis maupun dengan membayar biaya berlangganan premium. Walaupun, menurut saya, berlangganan premium jauh lebih mudah, karena saya bisa mengakses semua Blinks secara instan, dibandingkan akun gratis yang hanya bisa mengakses Blinks dari satu buku yang ditetapkan oleh staff tiap harinya.

Harga berlangganan Blinkist premium adalah 249.000 IDR per bulannya. Mahal? Relatif. Bagi saya harga tersebut tidak begitu mahal, mengingat saya pribadi cukup puas dengan fitur yang diberikan. Jika ingin berlangganan langsung per tahunnya, bisa mendapat harga yang lebih murah lagi, 1.399.000 IDR per tahun, sekitar 116.583 IDR per bulan.

Masih belum terasa murah? Aplikasi ini juga bekerja sama dengan Scribd, sehingga pemilik akun Scribd premium bisa mendapatkan kupon berlangganan Blinkist selama enam bulan.

Pros and Cons

ProsCons
3000+ Koleksi bukuHanya 1 buku/hari bagi pengguna gratis
Support audioMinim pilihan font
Terintegrasi dengan EvernoteTidak ada diskon untuk pelajar
Mendukung dark modeTidak memiliki blue light filter
Tersambung dengan cloudLayout tulisan terbatas
Fitur berbagi rekomendasi buku dengan temanUntuk sementara hanya tersedia dalam bahasa Inggris dan Jerman

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba? Silakan daftar dengan link invite saya di sini

Tags:

Leave a Reply